Tentu saja tidak.., karena tradisi negatif yang dewasa ini jama' menjadi media untuk mengungkapkan kegembiraan atas kelulusan sekolah, tidak pernah ada pada tradisi kelulusan di Program Khusus MAN 1 Surakarta. Para siswa Program Khusus yang selama 3 tahun dididik dengan pola pondok pesantren ini memiliki tradisi sendiri dalam menyambut kelulusan. Dan tahun 2009 ini pun, kelulusan 100 % mereka syukuri dengan tradisi pesantren yaitu khataman al-Qur'an. Khataman al-Qur'an disamping merupakan wujud kesyukuran juga menjadi simbolisasi mengakhiri fase pendidikan di madrasah di kota Solo ini. Baca selanjutnya...
Monday, June 22, 2009
KALIMATUL WADA' : MENGAKHIRI PENDIDIKAN DENGAN KHUSNUL KHOTIMAH
Tentu saja tidak.., karena tradisi negatif yang dewasa ini jama' menjadi media untuk mengungkapkan kegembiraan atas kelulusan sekolah, tidak pernah ada pada tradisi kelulusan di Program Khusus MAN 1 Surakarta. Para siswa Program Khusus yang selama 3 tahun dididik dengan pola pondok pesantren ini memiliki tradisi sendiri dalam menyambut kelulusan. Dan tahun 2009 ini pun, kelulusan 100 % mereka syukuri dengan tradisi pesantren yaitu khataman al-Qur'an. Khataman al-Qur'an disamping merupakan wujud kesyukuran juga menjadi simbolisasi mengakhiri fase pendidikan di madrasah di kota Solo ini. Baca selanjutnya...
Saturday, June 13, 2009
Pengumuman Hasil Seleksi Non Tes Pogram Khusus MAN 1 Surakarta 2009/2010
Monday, June 1, 2009
Perlombaan di Fakultas Agama Islam UMS : Program Khusus MAN 1 Ska berjaya
Rasa syukur ini mewakili kebahagiaan mereka karena keikutsertaan mereka membawakan hasil yang sangat memuaskan. Semua delegasi yang dikirim oleh PK MAN 1 Surakarta meraih kejuaraan. Siti Nurul Latifah yang tampil pada lomba Pidato 3 Bahasa (Indonesia , Arab, Inggris) meraih juara I. Tim debat ilmiah yang diwakili oleh Fulilal Wirdiyah, Fitria Nur Aini dan Nunung juga meraih juara I. Demikian pula tim Fahmil Qur'an yang diwakili oleh Ahmad Sholahuddin, M. Romzul Islam dan Fuad Aris Ramadhan juga meraih juara I. Sementara Ahmad Syamsul ma'arif yang tampil pada lomba Tilawatul Qur'an mampu meraih juara II. Baca selanjutnya...
Sunday, May 31, 2009
Lomba bahasa Arab UNNES : Juara III cukup ditengah badai diskualifkasi
"Sebenarnya sangat tidak puas" ungkap salah seorang delegasi Program Khusus MAN 1
Dari
Monday, May 18, 2009
Language Fair 2009 : Yang Yunior Tak Mau kalah
Monday, April 20, 2009
Pembelajaran Bahasa Inggris bersama Sekolah Internasional Salatiga
Strategi pembelajaran bahasa Arab dan Inggris pada Program Khusus MAN 1 Surakarta dilakukan dengan pendekatan Integrated Teaching Learning, menekankan pada semua aspek kemampuan berbahasa , menggunakan berbagai pendekatan dan metode, pembelajaran di dalam dan di luar kelas. Hal ini sangat memungkinkan dilakukan karena madrasah ini diselenggarakan dengan sistem boarding school atau pondok pesnatren.
Salah satu strategi yang ditempuh selam ini dalam pembelajaran bahasa Arab dan Inggris adalah mendekatkan para siswa pada penutur asli (native speaker) agar siswa berlatih mendengarkan dan berbicara dengan penutur asli, sekaligus memberika motivasi kepada mereka. Strategi ini dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan mendatangkan native ke madrasah dan kedua dengan mengunjungi native di tempat mereka berada.
Untuk cara yang ke dua selama ini Program Khusus MAN 1 Surakarta membawa peserta didik ke Sekolah International dan Pergruan Tinggi yang terdapat banyak dosen tamu, sebagaimana yang dilakukan baru-buru ini (16 April 2009 ) ke Sekolah Internasional "Montain View International School Salatiga, dan Pusat Pengembangan Bahasa STAIN Salatiga.
Kunjungan ke sekolah Internasional Salatiga ini merupakan yang ketigakalinya bagi Program Khusus MAN 1 Surakarta. Pada kunjungan kali ini sebanyak 40 peserta didik MAPK bersama-sama peserta didik SI membentuk kelompok-kelompok diskusi dalam bahasa Inggris, dan tema yang diambil kali ini adalah "Relegion".
Dari SI peserta didik melakukan kunjungan ke Pusat Bahasa STAIN Salatiga. Di sana meraka di bagi beberapa kelompok untuk melakukan diskusi dengan mahsiswa dan dosen native yang ada di Perguruan Tinggi ini. Namun kali ini mereka dibagi kedalam kelompok Inggris dan Arab. Untuk bahasa Inggris didampingi oleh Mrs. Carren dari Amerika , sedangkan Bahasa Arab Ustadz Abdurrahman dari Mesir.


